Heboh! Ancam Jokowi, Pria Ini Terancam Hukuman Mati

DuaPentil.me – Dalam demonstrasi di Bawaslu kemarin, ada rekaman vlog seseorang yang secara terbuka mengancam akan memotong kepala Jokowi. Lengkap dengan kalimat takbir seperti karakteristik ISIS. Dengan ancaman pria tersebut, dengan lantang mengatakan ingin memenggal kepala Presiden Joko Widodo.

Dari sekian banyak artikel atau tulisan DuaPentil, mungkin hanya di artikel ini saya ingin meminta bantuan dari semua pembaca saya, yang mengenal pihak berwajib untuk bersama-sama melaporkan orang ini. Kami meminta agar keadilan ditegakkan, sehingga pria ini dapat segera ditangkap dan diadili oleh hukum yang berlaku.

Namun, saya juga telah melaporkannya. Teman-teman saya juga melaporkan video pria berjaket hitam dan cokelat ini. tetapi kita masih perlu melaporkan bersama, memantau, agar Polisi tahu bahwa kita tidak menerima Jokowi dihina dan diancam seperti ini.

Presiden Jokowi Diancam akan dipenggal oleh seorang pria,Ancaman ini ditanggapi serius oleh para pendukung Jokowi. Pendukung sukarelawan Joko Widodo yang merupakan anggota organisasi Jokowi Mania melaporkan sebuah video yang menggambarkan seorang lelaki yang mengancam akan memenggal kepala Jokowi.

Peristiwa ini terjadi tepat didepan kantor Bawaslu Polda Metro Jaya, pada hari Sabtu (11/5/2019). Ketua Tim JW Mania, Immanuel Ebenezer mengatakan dirinya dilaporkan oleh pria yang bersama dirinya yang sedang merekam dirinya didalam video tersebut.

“Ini sangat mengganggu. Jika proses demokrasi ini selalu di bawah ancaman, ini adalah bahaya, bahayanya bukan kita, tetapi demokrasi,” kata Immanuel kepada wartawan.

Heboh! Ancam Jokowi, Pria Ini Terancam Hukuman Mati

Ancam Jokowi, Pria Ini Terancam Hukuman Mati!

Immanuel mengaku tidak tahu identitas pria itu di video dan pembuat video, Dia mengajukan pengungkapan identitas kepada polisi. Immanuel mengatakan bahwa partainya tidak mempersoalkan demonstrasi, tetapi kata-kata dalam video itu dianggap mengancam dan menakutkan.

Baca Juga:  Prabowo Sujud Syukur, Saham Saratoga Malah Anjlok!

“Pandangan politik yang berbeda, Tetapi jika Anda mengancam atau ingin kehilangan nyawa seseorang adalah bahaya, kami tidak bisa membiarkan ini terjadi. Inilah yang kami laporkan masalah ini,” katanya. Dalam laporannya, Immanuel menyertakan bukti flashdisk yang berisi rekaman video yang dimaksud dan gambar suasana aksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *